Ads

LightBlog

STIPRAM

Sekolah Tinggi Ilmu Pariwisata Ambarukmo Yogyakarta

Desa Wisata Gamplong

Uniknya kerajinan pembuatan kain dengan ATBM

Situs Ratu Boko

Menjelajah masa lalu kejayaan Kerajaan Mataram Kuno

Vulcano Tour Merapi

Pacu Adrenalinmu di Lereng Gunung Merapi

Candi Prambanan

Dari Mantra Turun ke Candi. Setinggi itukah cinta bertahta?

Minggu, 03 Desember 2017

Candi Prambanan

Selain terkenal dengan legenda Roro Jonggrang, Candi Prambanan yang diakui UNESCO sebagai salah satu warisan dunia memiliki daya pikat lain bagi para wisatawan. Candi ini terdiri dari tiga candi Trimurti agama Hindu, yaitu Candi Siwa dengan candi pendamping bernama Nandini, Candi Brahma dengan candi pendamping Angsa, dan Candi Wisnu dengan Garuda sebagai candi pendamping. Tak hanya itu, masih ada beberapa candi lainnya seperti 2 candi apit dan 4 candi sudut. Halaman kedua dari kompleks ini terdiri dari 224 candi.

Saat kamu memasuki Candi Siwa yang merupakan bangunan tertinggi, ada 4 ruangan yang berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan lainnya berisi Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang kerap dianggap sebagai arca Roro Jonggrang. Melangkah ke Candi Wisnu, kamu hanya akan menemui satu ruangan arca Wisnu, begitu pula halnya dengan Candi Brahma yang hanya memiliki satu ruangan berisi arca Brahma.

Pemandangan di kawasan Candi Prambanan sangat mempesona. Kamu bisa melihat betapa indah dan agungnya relief peninggalan jaman dahulu. Salah satu relief yang terkenal tentu saja kisah cinta Rama dan Dewi Shinta. Keberadaan relief inilah yang mendasari dilangsungkannya pertunjukan Sendratari Ramayana di tempat ini. Selain itu ada juga relief pohon atau Kalpataru yang menurut orang Hindu sebagai pohon kehidupan. Kalpataru tersebut digambarkan tengah mengapit singa.

Panorama Candi Prambanan juga bisa kamu nikmati pada sore hari. Memasuki senja, pemandangan candi yang menjulang lengkap dengan langit kemerahan bisa kamu lihat. Pada saat dipentaskan sendratari, bangunan candi akan disorot lampu warna-warni nan indah. Selain kompleks candi, kamu juga bisa belajar sejarah melalui Museum Arkeologi dan Audio Visual yang masih berada di kompleks Candi Prambanan. Kereta kelinci juga siap membawa kamu berkeliling Prambanan.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan di Candi Prambanan
Belajar Sejarah dan Budaya
Candi Prambanan merupakan salah satu situs dunia yang dijadikan referensi untuk belajar sejarah kebudayaan Hindu di Indonesia. Berbagai relief yang menjadi simbol agama ini memberikan pelajaran sejarah penting tentang kehidupan dimasa Dinasti Sanjaya. Bagi kamu yang suka sejarah, napak tilas di kompleks Candi Prambanan akan memberikan pengetahuan bagaimana hubungan kisah rakyat tentang Roro Jonggrang dan Bandung Bondowoso dikaitkan dengan pembentukan arca di kompleks Candi Prambanan. Kamu juga bisa menyusuri relief demi relief dan menemukan kisah Ramayana dengan alur sesuai dengan tradisi lisan India.

Photo Session
Kompleks candi yang begitu asri dengan taman yang indah serta bangunan menjulang tinggi ini menjadi tempat favorit untuk hunting foto. Kamu yang hobi berselancar di sosial media bisa langsung meng-upload foto selfie kamu di jalan setapak menuju kompleks candi yang elegan. Bagi menyuka fotografi, bisa memilih spot lain yang lebih indah dari sekadar berfoto Kamu bisa memilih senja atau fajar pada sesi ini. Langitu biru menawan akan terlihat indah dipadukan dengan candi yang meninggi ke langit, begitupun warna jingga dipadankan dengan kompleks candi yang mewah. Keduanya bisa kamu pilih untuk mengambil gambar terbaik.

Mengunjungi Museum Candi Prambanan
Masih satu lokasi dengan kawasan candi terdapat Museum Candi Prambanan. Museum berbentuk joglo ini memiliki koleksi berbagai benda bersejarah seperti artefak, arca, gerabah, gambar struktur Candi Siwa, fosil hewan, hingga legenda Roro Jonggrang. Untuk memasuki museum ini kamu tidak dikenakan biaya tambahan alias gratis. Supaya kunjunganmu ke Prambanan makin lengkap, jangan ragu untuk mengunjungi museum yang berada di rute jalan pulang ini.

Berburu Oleh-Oleh
Puas menikmati keelokan Candi Prambanan, saatnya kamu berburu oleh-oleh khas Prambanan yang berada di sepanjang jalan keluar kompleks Candi Prambanan. Sejumlah pedagang siap menjajakan suvenir seperti gelang, kalung, tas, baju, gantungan kunci, hiasan dinding, bahkan makanan ringan dan kue juga tersedia. Kamu bisa menawar untuk mendapatkan harga yang sesuai.

 Bersepeda
Menikmati Candi Prambanan tak hanya dengan berjalan menyusurinya saja, bagi kamu yang hobi bersepeda bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk menikmati kesegaran mata dan suasana Prambanan di pagi atau pun sore hari. Kamu bisa bersepeda di dalam kompleks Candi Prambanan atau mengelilingi daerah sekitar kompleks Candi Prambanan dan berkeliling menuju candi-candi terdekat dari Candi Prambanan.

Sendratari Ramayana Prambanan
 Setiap hari Selasa, Kamis, dan Jumat, akan dilangsungkan pagelaran Sendratari Ramayana di kompleks Candi Prambanan. Pertunjukan ini memadukan seni tari, drama, dan musik jawa. Meski tanpa ada dialog antara pemainnya, kamu tetap bisa mengikuti jalan cerita Ramayana. Pagelaran kolosal nan indah ini dimulai pada pukul 19.30 – 21.30 WIB. Pada musim kemarau pertunjukan akan dilangsungkan di open theater, namun pada musim penghujan pertunjukan dilaksanakan di Gedung Trimurti. Tiket untuk menyaksikan Sendratari Ramayana berbeda dengan tiket masuk Candi Prambanan. Pastikan pertunjukan yang sudah berlangsung selama puluhan tahun ini masuk dalam daftar kunjunganmu ke Yogyakarta.

Candi Prambanan terletak di Desa Prambanan yang mencakup dua wilayah yaitu Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Lokasinya yang berada tepat di tepi jalan raya Jogja –Solo menjadikan Candi Hindu tercantik ini mudah diakses dari manapun. Dari arah kota Jogja kamu bisa naik bus transjogja jalur 1A dan 2A kemudian turun di halte Prambanan dan dilanjutkan dengan jalan kaki atau naik becak. Sedangkan jika datang dari arah timur (Solo atau Klaten) kamu bisa naik bus arah Yogyakarta dan turun di Terminal Prambanan.

Jam Buka Candi Prambanan
Candi Prambanan buka setiap hari mulai pukul 06.00 WIB – 17.00 WIB

Tiket Masuk Candi Prambanan
    Wisatawan Domestik Dewasa: Rp 30.000
    Wisatawan Domestik Anak: Rp 12.500
    Warga negara asing: USD $18
    Untuk reservasi tiket dan informasi lainnya bisa menghubungi nomor (0274) 4596401

Sumber :https://www.maioloo.com/tempat-wisata/yogyakarta-jogja/candi-prambanan/

Kunjungi Website STIPRAM

Vulcano Tour Merapi

Siapa sih yang tak kenal Merapi? Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini bisa jadi merupakan gunung yang paling terkenal di Indonesia. Ini bukan soal pemandangannya ciamik atau treknya yang asyik, namun lebih karena statusnya yang sering galau alias berganti-ganti sehingga kerap muncul di televisi.

Gunung yang terletak dalam satu garis lurus dengan Tugu Jogja, Kraton, dan Pantai Parangtritis ini menjadi gunung berapi paling aktif di Indonesia bahkan dunia. Nyaris setiap 4 tahun sekali Merapi erupsi dan memuntahkan material vulkanik yang meluluhlantakkan desa-desa di sekitarnya. Meski begitu, orang-orang tetap mencintainya dan kembali tinggal di lereng Merapi.

Setelah erupsi besar pada tahun 2010 lalu, kawasan Gunung Merapi sisi selatan rata diterjang lahar dan menyisakan lautan pasir yang luas. Tak mau terlalu lama larut dalam kesedihan, warga pun mengubah petaka menjadi berkah dengan cara menawarkan paket wisata bertajuk Lava Tour Merapi. Belajar dari warga Bromo yang mampu mendapatkan penghasilan dari mengantarkan tamu-tamu menyusuri kawasan Pasir Berbisik, warga Kaliurang pun menawarkan paket wisata menyusuri lautan pasir dan bebatuan sisa erupsi.

Wisatawan yang mengikuti Vulcano Tour Merapi akan diajak menyusuri kaki Merapi menggunakan jeep Willys buatan Amerika. Selain willys, ada juga kendaraan adventure lainnya yang tak kalah gagah. Rute yang ditempuh bermula dari Parkiran Tlogo Putri, Kalikuning, hingga bunker Kaliadem dan kembali lagi ke Kaliurang. Semakin jauh rute yang kamu pilih, semakin banyak tempat yang bisa kamu lihat. Bahkan jika memilih paket Long Trip kamu bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan yang tersohor itu. Selama mengikuti paket wisata ini kamu juga akan diajak singgah ke berbagai tempat yang memiliki kisah menarik.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Ketika Vulcano Tour Merapi
Touring Menggunakan Jeep
Namanya saja Vulcano Tour Merapi, tentu saja aktivitas utama wisata ini adalah touring di Lereng Merapi menggunakan jeep terbuka. Di sepanjang jalan kamu bisa menyaksikan pemandangan yang beragam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, lautan pasir, hingga Merapi yang berdiri dengan megahnya. Semua hal ini mampu membuatmu berdecak ngeri ataupun kagum terhadap kebesaran Sang Pencipta. Petualanganmu kemudian akan dilanjutkan menyusuri hamparan pasir luas lengkap dengan batu-batu besar yang berserakan. Sebagai penutup perjalanan, kamu akan diajak melewati jalanan sempit dengan turunan curam dan berkelok. Pastikan kamu terus berpegangan supaya tidak terjungkal saat pengemudi Willys beraksi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak. Yang paling seru dari semuanya adalah saat Willys digeber dengan kencang masuk ke dalam sungai. Meski baju basah kuyup, hal ini akan membuat kamu ketagihan dan berteriak lagi! lagi! lagi!

Mengunjungi Mini Museum Sisa Hartaku
 Kuatkan hatimu saat menyaksikan mini museum ini. Di tempat ini kamu akan melihat saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu, mesin jahit, tabung televise hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya merupakan koleksi mini museum ini. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah pilu tersebut.

Mengunjungi Bunker Kaliadem
Kawasan Kaliadem merupakan pemberhentian utama dari tour ini. Sebelum terjadi erupsi, kawasan ini merupakan hutan yang cukup asri namun kini semua sudah rata dengan pasir. Di Kaliadem kamu bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah serta masuk ke sebuah bunker yang dibangun untuk menyelamatkan diri tatkala terjadi erupsi.

Menyaksikan Sunrise
Kalau kamu suka momen sunrise, tak ada salahnya mengikuti Lava Tour Merapi paket sunrise. Pastikan kamu bangun pagi-pagi benar supaya tidak keduluan matahari. Melihat sunrise dari kaki gunung pasti akan menimbulkan sensasi yang berbeda jika dibandingkan dengan sunrise di laut atau pun di puncak. Saat pagi hari, kamu juga bisa melihat Merapi secara jelas hingga lekuk-lekuknya. Langit yang biru bersi tanpa awan semakin mempercantik pemandangan. Oya, sebelum mengikuti paket ini pastikan baterai ponsel atau kameramu terisi penuh sebab pagi hari merupakan waktu yang sempurna untuk mengambil gambar.

Lokasi dan Akses Vulcano Tour Merapi
Starting point paket Vulcano Tour Merapi ini ada dua, pertama di Terminal Tlogo Putri, Kaliurang dan yang kedua di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo. Dari Yogyakarta bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi salam 30 – 45 menit menyusuri Jalan Kaliurang ke utara. Jika ingin naik angkutan umum kamu bisa memulai dari Terminal Condongcatur, lantas naik angkot jurusan Jogja – Kaliurang dan turun di Terminal Tlogo Putri.

Harga dan Rute Vulcano Tour Merapi (via Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo)

1. Short Trip Lava Vulcano Merapi
Durasi sekitar 1 hingga 1,5 jam dengan tarif Rp 400.000.
Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem.

2. Medium Trip Vulcano Tour Merapi
Durasi sekitar 2 jam dengan tarif Rp 450.000.
Opsi pertama: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Makam Mbah Marijan.
Opsi kedua: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Taman Nasional Plunyon.
Opsi ketiga: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Kali Kuning (spot air).

3.Long Trip Vulcano Tour Merapi
Durasi sekitar 2 hingga 2.5 jam dengan tarif Rp 550.000.
Opsi pertama: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Makam Mbah Marijan – Buit Glagah Sari, Klangon.
Opsi kedua: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Kali Kuning (spot air).

4. Sunrise Trip Lava Tour Merapi
Trip dimulai pukul 04.30 WIB, durasi sekitar 2.5 jam dengan tarif Rp 450.000.
Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Bukit Kaliadem – Batu Alien – Mini Museum Sisa Hartaku.
Tarif tersebut sudah termasuk asuransi jasa raharja untuk 4 orang penumpang. Untuk mengikuti paket Merapi Lava Tour kamu bisa reservasi di Maioloo Tour. Selain itu, di Maioloo Tour juga banyak menyediakan beberapa paket wisata di Jogja dan sekitarnya dan juga paket pendakian gunung.

Tips Mengikuti Wisata Lava Tour Merapi
1.Pakailah masker dan kacamata untuk melindungi diri dari debu dan pasir yang berterbangan ketika sedang mengikuti perjalanan lava tour Merapi ini.
2.Kenakanlah jaket atau sunblock. Meski udaranya terkesan sejuk, namun paparan sinar matahari secara langsung selama berjam-jam bisa membuat kulit gosong.
 3.Jalur yang menantang dan rute yang terjal dalam lava tour Merapi ini membuat aktivitas ini tidak disarankan bagi ibu hamil.
4.Saat akhir pekan atau hari libur bisanya banyak wisatawan yang mengikuti Lava Tour Merapi. Supaya kamu tidak perlu antri terlalu lama, ada baiknya kamu reservasi lebih dahulu.

Sumber : Siapa sih yang tak kenal Merapi? Gunung yang terletak di perbatasan Jawa Tengah dan Yogyakarta ini bisa jadi merupakan gunung yang paling terkenal di Indonesia. Ini bukan soal pemandangannya ciamik atau treknya yang asyik, namun lebih karena statusnya yang sering galau alias berganti-ganti sehingga kerap muncul di televisi.

Gunung yang terletak dalam satu garis lurus dengan Tugu Jogja, Kraton, dan Pantai Parangtritis ini menjadi gunung berapi paling aktif di Indonesia bahkan dunia. Nyaris setiap 4 tahun sekali Merapi erupsi dan memuntahkan material vulkanik yang meluluhlantakkan desa-desa di sekitarnya. Meski begitu, orang-orang tetap mencintainya dan kembali tinggal di lereng Merapi.

Setelah erupsi besar pada tahun 2010 lalu, kawasan Gunung Merapi sisi selatan rata diterjang lahar dan menyisakan lautan pasir yang luas. Tak mau terlalu lama larut dalam kesedihan, warga pun mengubah petaka menjadi berkah dengan cara menawarkan paket wisata bertajuk Lava Tour Merapi. Belajar dari warga Bromo yang mampu mendapatkan penghasilan dari mengantarkan tamu-tamu menyusuri kawasan Pasir Berbisik, warga Kaliurang pun menawarkan paket wisata menyusuri lautan pasir dan bebatuan sisa erupsi.

Wisatawan yang mengikuti Vulcano Tour Merapi akan diajak menyusuri kaki Merapi menggunakan jeep Willys buatan Amerika. Selain willys, ada juga kendaraan adventure lainnya yang tak kalah gagah. Rute yang ditempuh bermula dari Parkiran Tlogo Putri, Kalikuning, hingga bunker Kaliadem dan kembali lagi ke Kaliurang. Semakin jauh rute yang kamu pilih, semakin banyak tempat yang bisa kamu lihat. Bahkan jika memilih paket Long Trip kamu bisa mengunjungi makam Mbah Maridjan yang tersohor itu. Selama mengikuti paket wisata ini kamu juga akan diajak singgah ke berbagai tempat yang memiliki kisah menarik.

Aktivitas Yang Bisa Dilakukan Ketika Vulcano Tour Merapi
Touring Menggunakan Jeep
 Namanya saja Vulcano Tour Merapi, tentu saja aktivitas utama wisata ini adalah touring di Lereng Merapi menggunakan jeep terbuka. Di sepanjang jalan kamu bisa menyaksikan pemandangan yang beragam seperti perkampungan yang sudah rata dengan tanah, lautan pasir, hingga Merapi yang berdiri dengan megahnya. Semua hal ini mampu membuatmu berdecak ngeri ataupun kagum terhadap kebesaran Sang Pencipta. Petualanganmu kemudian akan dilanjutkan menyusuri hamparan pasir luas lengkap dengan batu-batu besar yang berserakan. Sebagai penutup perjalanan, kamu akan diajak melewati jalanan sempit dengan turunan curam dan berkelok. Pastikan kamu terus berpegangan supaya tidak terjungkal saat pengemudi Willys beraksi menginjak rem atau menarik gas secara mendadak. Yang paling seru dari semuanya adalah saat Willys digeber dengan kencang masuk ke dalam sungai. Meski baju basah kuyup, hal ini akan membuat kamu ketagihan dan berteriak lagi! lagi! lagi!
Mengunjungi Mini Museum Sisa Hartaku
 Kuatkan hatimu saat menyaksikan mini museum ini. Di tempat ini kamu akan melihat saksi bisu letusan Merapi. Botol kaca yang meleleh, kerangka sepeda motor, peralatan dapur yang rusak dan berselimut abu, mesin jahit, tabung televise hingga hewan peliharaan yang hanya tersisa kerangkanya merupakan koleksi mini museum ini. Sebuah jam dinding yang berhenti di angka 00.05 menjadi penanda waktu terjadinya kisah pilu tersebut.
Mengunjungi Bunker Kaliadem
Kawasan Kaliadem merupakan pemberhentian utama dari tour ini. Sebelum terjadi erupsi, kawasan ini merupakan hutan yang cukup asri namun kini semua sudah rata dengan pasir. Di Kaliadem kamu bisa menyaksikan Merapi yang berdiri dengan gagah serta masuk ke sebuah bunker yang dibangun untuk menyelamatkan diri tatkala terjadi erupsi.
Menyaksikan Sunrise
Kalau kamu suka momen sunrise, tak ada salahnya mengikuti Lava Tour Merapi paket sunrise. Pastikan kamu bangun pagi-pagi benar supaya tidak keduluan matahari. Melihat sunrise dari kaki gunung pasti akan menimbulkan sensasi yang berbeda jika dibandingkan dengan sunrise di laut atau pun di puncak. Saat pagi hari, kamu juga bisa melihat Merapi secara jelas hingga lekuk-lekuknya. Langit yang biru bersi tanpa awan semakin mempercantik pemandangan. Oya, sebelum mengikuti paket ini pastikan baterai ponsel atau kameramu terisi penuh sebab pagi hari merupakan waktu yang sempurna untuk mengambil gambar.

Lokasi dan Akses Vulcano Tour Merapi
Starting point paket Vulcano Tour Merapi ini ada dua, pertama di Terminal Tlogo Putri, Kaliurang dan yang kedua di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo. Dari Yogyakarta bisa ditempuh menggunakan kendaraan pribadi salam 30 – 45 menit menyusuri Jalan Kaliurang ke utara. Jika ingin naik angkutan umum kamu bisa memulai dari Terminal Condongcatur, lantas naik angkot jurusan Jogja – Kaliurang dan turun di Terminal Tlogo Putri.

Harga dan Rute Vulcano Tour Merapi (via Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo)

1. Short Trip Lava Vulcano Merapi
Durasi sekitar 1 hingga 1,5 jam dengan tarif Rp 400.000.
Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem.

2. Medium Trip Vulcano Tour Merapi
Durasi sekitar 2 jam dengan tarif Rp 450.000.
Opsi pertama: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Makam Mbah Marijan.
Opsi kedua: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Taman Nasional Plunyon.
Opsi ketiga: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Kali Kuning (spot air).

3.Long Trip Vulcano Tour Merapi
Durasi sekitar 2 hingga 2.5 jam dengan tarif Rp 550.000.
Opsi pertama: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Makam Mbah Marijan – Buit Glagah Sari, Klangon.
Opsi kedua: Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Mini Museum Sisa Hartaku – Batu Alien – Bunker Kaliadem – Kali Kuning (spot air).

4. Sunrise Trip Lava Tour Merapi
Trip dimulai pukul 04.30 WIB, durasi sekitar 2.5 jam dengan tarif Rp 450.000.
Start di Dusun Ngrangkah, Desa Pangukrejo, Kecamatan Umbulharjo – Bukit Kaliadem – Batu Alien – Mini Museum Sisa Hartaku.
Tarif tersebut sudah termasuk asuransi jasa raharja untuk 4 orang penumpang. Untuk mengikuti paket Merapi Lava Tour kamu bisa reservasi di Maioloo Tour. Selain itu, di Maioloo Tour juga banyak menyediakan beberapa paket wisata di Jogja dan sekitarnya dan juga paket pendakian gunung.

Tips Mengikuti Wisata Vulcano Tour Merapi
1.Pakailah masker dan kacamata untuk melindungi diri dari debu dan pasir yang berterbangan ketika sedang mengikuti perjalanan vulcano tour Merapi ini.
2.Kenakanlah jaket atau sunblock. Meski udaranya terkesan sejuk, namun paparan sinar matahari secara langsung selama berjam-jam bisa membuat kulit gosong.
 3.Jalur yang menantang dan rute yang terjal dalam Vulcano tour Merapi ini membuat aktivitas ini tidak disarankan bagi ibu hamil.
4.Saat akhir pekan atau hari libur bisanya banyak wisatawan yang mengikuti Vulcano Tour Merapi. Supaya kamu tidak perlu antri terlalu lama, ada baiknya kamu reservasi lebih dahulu.

Sumber : https://www.maioloo.com/tempat-wisata/yogyakarta-jogja/lava-tour-merapi/

Kunjungi Website STIPRAM



Museum Affandi


Museum Affandi – Yogyakarta memang dikenal dengan gudangnya destinasi wiata. Bukan hanya wisata alam yang ditawarkan, tapi juga ada beberapa tempat bersejarah lainya yang bisa dikunjungi ada. Salah satunya adalah musum Affandi. Alamat Museum Affandi berada di Jalan Raya Yogyakarta-Solo nomor 167 atau berada di Jalan Solo Km 5,1. Depan kampus UIN Sunan Kalijaga atau 2 meter setelah pos polisi depan KFC.

Letak Museum Affandi sendiri leih tepatnya berada di tepi barat Sungai Gajah Wong. Sungai yang masih menjadi pemukiman kumuh warga Yogyakarta. Entah masihkah ada ulur tangan pemerintah Yogyakarta untuk membantu warga yang berada di kawasan sungai Gajah Wong ini.
Ya, tidak sulit menemukan lokasi Museum Affandi ini karena letaknya yang berada di kanan jalan raya Jo

gja-Solo ini. Dengan Anda mengunjungi Museum Affandi mak Anda berasa diajak untuk menjejaki seluruh bagian berarti dari kehidupan Affandi.
Sejarah Museum Affandi Jogja ini berawal dari nama pelukisnya. Dahulu tempat ini adalah sebuah Galeri I yang dirancang sendiri oleh Affandi dengan biaya hasil penjualan lukisan-lukisannya. Pembanguna Galeri I ini selesai pada tahun 1962 dan diresmikan pada tahun 1974 oleh Profesor Ida Bagus Mantra, Direktur Kebudayaan Umum saat itu.

Adapun pembangunan Galeri II dilakukan dengan bantuan Pemerintah Indonesia melalui kunjungan Presiden Soeharto. Pembangunanpun dimulai pada tahun 1987 dan diresmikan pada 9 Juni 1998 oleh Prof. Dr. Fuad Hasan yang menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Galeri III dibangun oleh Yayasan Affandi pada tahun 1999, pada Mei tahun 2000 dan diresmikan oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Sedangkan yang terakhir, Galeri IV dibangun pada tahun 2002 guna memamerkan lukisan-lukisan keluarga Affandi.

Harga Tiket Museum Affandi Yogyakarta dan Jadwal Buka
Biaya Masuk Museum Affandi
    Rp. 10.000 (anak)
    Rp. 20.000 (dewasa)
    Rp. 50.000 (WNA)
    Rp. 20.000 jika Anda masuk dan membawa kamera DSLR dan sejenisnya
    Rp. 10.000 jika Anda masuk dan membawa kamera handphone

Jadwal Buka Museum Affandi
Buka Senin – Sabtu pukul 09:00 – 16:00 WIB. Dan tutup sat hari Minggu dan tanggal merah.

Museum Affandi Sang Maestro Lukis Indonesia Asal Jogja, di tempat ini Anda bisa melihat karya-karya sang pelukis. Ada banyak karya yang dipajang di museum ini. Karya-karya tersebut berasal dari seluruh inspirasi Affandi saat masih hidup.

Denah Museum Affandi sendiri memiliki 3 macam jenis ruangan. Galeri I, II, dan III. Galeri I sebagai tempat pembelian tiket dan permulaan tur. Galeri ini memuat sejumlah lukisan Affandi dari awal ia berkarya hingga masa akhir hidupnya. Lukisan sketsa dan karya reproduksi ini diletakkan dalam 2 larik atas bawah. Diletakkan memanjang agar memenuhi ruangan yang berbentuk lengkung.

Galeri I ini pula, Anda bisa melihat sejumlah barang berharga semasa hidupnya. Ada mobil Colt Gallan tahun 1976 yang berwarna kuning kehijauan di ujung ruangan. Uniknya mobil tersebut dimodifikasi menyerupai bentuk ikan. Selain mobil ada juga sebuah sepeda onthel kuno yang masih tampak begitu mengkilap. Adapula reproduksi patung karya Affandi berupa potret diri bersama putrinya, Kartika.

Lanjut ke Galeri II, di sini Anda bisa melihat sejumlah lukisan para pelukis. Baik itu pelukis pemula ataupun senior. Semua ada di Galeri II. Galeri yang diresmikan pada tahun 1998 ini terdiri dari dua lantai. Di mana lukisan yang ada bisa Anda lihat dari sudut pandang yang berbeda. Lantai pertama berisi lukisan-lukisan yang sifatnya abstrak. Adapun lantai dua memuat lukisan corak realis.

Terakhir di Galeri III, ada bangunan berbentuk garis melengkug dengan atap membentuk pelepah daun pisang. Galeri III ini adalah gedung serba guna. Di galeri III ini terdiri dari 3 lantai.
Lantai pertama digunakan sebagai ruang pamern sekaligus lokasi Sanggar Gajah Wong. Sanggar Gajah Wong adalah tempat bagi anak-anak untuk mengasah bakat melukis mereka. Lantai kedua sebagai ruang perawatan dan perbaikan lukisan, sementara lantai bawah tanah adalah sebagai tempat menyimpan koleksi lukisan.

Tak berselang jauh dari Galeri III, ada sebuah menara yang bisa Anda gunakan sebagai tempat melihat pemandangan. Dari menara Anda bisa melihat panorama seluruh bagian museum, hiruk pikuk jalan raya di sekitar dan juga sungai Gajah Wong.

Menariknya di tempat ini adalah terdapat cafe Museum Affandi yang terletak di lantai bawah rumah. Rumah tersebut adalah rumah miliki Affandi. Cafe ini disebut engan Kafe Loteng yang menjual berbagai makanan dan minuman bag pengunjung. Jika kafe loteng ada di lantai bawah, maka lantai atas rumah adalah kamar pribadi Affandi.

Sumber : https://www.gudeg.net/direktori/1155/desa-wisata-gamplong-yogyakarta.html

Kunjungi Website STIPRAM

Desa Wisata Gamplong

Desa Wisata Gamplong adalah desa wisata kerajinan tenun yang berada di Padukuhan Gamplong Desa Sumber Rahayu Kecamatan Moyudan Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Desa wisata yang terletak di sebelah barat Kota Yogyakarta ini cukup menarik untuk disinggahi wisatawan terlebih karena masih adanya industri kerajinan tenun tradisional dengan menggunakan Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM). Dengan ATBM, masyarakat perajin Gamplong mampu menghasilkan kain tenun sebagai bahan stagen (kain panjang untuk melilit bagian perut wanita). Selain kerajinan tenun, perajin juga mampu memproduksi kerajinan anyaman untuk suvenir.

Tak hanya terkenal dengan ATBM-nya, Desa Wisata yang teletak di Jl. Raya Wates Yogya Km 14 ini juga terkenal dengan kreativitas warganya yang mampu memanfaatkan eceng gondok, lidi kelapa, mendong, dan akar wangi yang hingga menjadi sejumlah produk istimewa yang mempunyai jual bahkan ekspor. Produk yang dapa mereka hasilkan berupa tas, dompet, aksesori wanita, gorden, tikar, dll.

Di Desa Wisata Gamplong terdapat tak kurang dari 24 perajin yang menggeluti usaha kecil yang umumnya bergerak dalam bidang tenun. Usaha dan kemampuan mereka umumnya didapatkan secara turun temurun dari leluhur mereka.

Berbagai macam kerajinan yang dihasilkan oleh desa Gamplong ini, antara lain :
   1. Kerajinan bahan tenun menghasilkan stagen (ikat pinggang wanita dari kain panjang) dan serbet
  2.   kerajinan anyaman yang berasal dari eceng gondok, lidi kelapa, mendong, dan akar wangi yang menghasilkan berbagai macam kerajinan seperti:  berbagai macam souvenir, pembuatan tas, dompet, asesoris wanita, gorden, tikar, dan lain-lain.

Hasil produksi mereka tak hanya dipasarkan di Yogyakarta saja, tapi juga banyak dipesan oleh pembeli dan pengusaha lain dari Bali dan Jakarta.

Sejumlah wisatawan dan pengusaha dari negeri tetangga Australia juga telah menjadi pelanggan tetap perajin di Gamplong.

Mereka juga menitipkan hasil karya kerajinan ke berbagai macam toko pusat oleh-oleh, toko souvenir dan produsen yang ada di kota

Selain sebagai desa wisata kerajinan, di desa ini juga menyediakan workshop untuk belajar menenun bagi para wisatawan, Pengunjung dapat menikmati proses pembuatan kain tenun, proses membuat anyaman  dan dapat belajar langsung menenun yang akan didampingi oleh ibu-ibu pengrajin tenun.

Di desa ini juga terdapat Gallery yang memajang berbagai macam hasil karya para pengrajin di desa Gamplong ini.
Untuk menuju ke Desa Wisata Gamplong  dari kota Yogyakarta menuju Jalan Raya Wates sampai ke Jalan Wates Km.15,pertigaan Klangon ke Utara .ketemu jembatan rel kereta api belok kiri,ikuti jalan sampai ketemu lapangan ambil jalan yang kiri,lurus saja kurang lebih 300 meter. nanti ada rumah joglo tempat itulah untuk acara workshop dan paguyupan.

Info selengkapnya :
    Desa Gamplong, Sumberrahayu, Moyudan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55563,
    Telepon : 08121583657 ( Pak Waludin )
   

Kunjungi Website STIPRAM

Museum Pusat TNI AU Dirgantara Mandala


Museum Pusat TNI AU "Dirgantara Mandala" adalah museum yang digagas oleh TNI Angkatan Udara untuk mengabadikan peristiwa bersejarah dalam lingkungan TNI AU, bermarkas di kompleks Pangkalan Udara Adi Sutjipto, Yogyakarta. Museum ini sebelumnya berada berada di Jalan Tanah Abang Bukit, Jakarta dan diresmikan pada 4 April 1969 oleh Panglima AU Laksamana Roesmin Noerjadin lalu dipindahkan ke Yogyakarta pada 29 Juli 1978.[1]

Alamat Museum, Komplek Pangkalan TNI AU Lanud Adisutjipto, Yogyakarta Telp. 0274 - 484 453, Jam Kunjungan: Senin - Minggu 08.30 - 15.00. Harga tiket masuk : Rp. 4000 / orang
Sejarah Museum
Atas gagasan pimpinan TNI AU, maka didirikanlah Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala” sebagai tempat untuk mengabadikan dan mendokumentasikan seluruh kegiatan dan peristiwa bersejarah di lingkungan TNI AU. Museum ini telah diresmikan pada tanggal 4 April 1969 oleh Panglima Angkatan Udara Laksamana Roesmin Noerjadin. Awalnya, museum berada di Jalan Tanah Abang Bukit, Jakarta. Akan tetapi, museum kemudian dipindahkan ke Yogyakarta karena dianggap sebagai tempat penting lahirnya TNI AU dan pusat kegiatan TNI AU. Dengan pertimbangan bahwa koleksi Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala”, terutama Alutsista Udara berupa pesawat terbang yang terus berkembang sehingga gedung museum di Kesatrian AKABRI Bagian Udara tidak dapat menampung dan pertimbangan lokasi museum yang sukar dijangkau pengunjung, maka Pimpinan TNI-AU memutuskan untuk memindahkan museum ini lagi.

Pimpinan TNI-AU kemudian menunjuk gedung bekas pabrik gula di Wonocatur Lanud Adisutjipto yang pada masa pendudukan Jepang digunakan sebagai gudang logisitik sebagai Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala. Pada tanggal 17 Desember 1982, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Ashadi Tjahjadi menandatangani sebuah prasasti. Hal ini diperkuat dengan surat perintah Kepala Staf TNI-AU No.Sprin/05/IV/1984 tanggal 11 April 1984 tentang rehabilitasi gedung ini untuk dipersiapkan sebagai gedung permanen Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala. Dalam perkembangan selanjutnya pada tanggal 29 Juli 1984 Kepala Staf TNI-AU Marsekal TNI Sukardi meresmikan penggunaan gedung yang sudah direnovasi tersebut sebagai gedung Museum Pusat TNI AU “Dirgantara Mandala” dengan luas area museum seluruhnya kurang lebih 4,2 Ha. Luas bangunan seluruhnya yang digunakan 8.765 M2.[2]
Museum ini menyimpan sejumlah foto tokoh-tokoh sejarah serta diorama peristiwa sejarah Angkatan Udara Indonesia. Sejumlah pesawat tempur dan replikanya juga terdapat di museum ini yang kebanyakan berasal dari masa Perang Dunia II dan perjuangan kemerdekaan, diantaranya:

    Pesawat Ki-43 buatan Jepang
    Pesawat PBY-5A (Catalina).
    Replika pesawat WEL-I RI-X (pesawat pertama hasil produksi Indonesia)
    Pesawat A6M5 Zero Sen buatan Jepang.
    Pesawat pembom B-25 Mitchell, B-26 Invader, TU-16 Badger.
    Helikopter Hillier 360 buatan AS.
    Pesawat P-51 Mustang buatan AS.
    Pesawat KY51 Cureng buatan Jepang.
    Replika pesawat Glider Kampret buatan Indonesia.
    Pesawat TS-8 Dies buatan AS.
    Pesawat Lavochkin La-11, Mig-15, MiG-17 dan MiG-21 buatan Russia.
    Rudal SA-75[3]

Museum Pusat TNI-AU Dirgantara Mandala baru-baru ini mendapat tambahan koleksi berupa Prototype Bom sejumlah 9 buah buatan Dislitbangau yang bekerjasama dengan PT. Pindad dan PT. Sari Bahari. Bom-bom tersebut merupakan bom latih (BLA/BLP) dan bom tajam (BT) yang memiliki daya ledak tinggi (high explosive), sebagai senjata Pesawat Sukhoi Su-30, F-16, F-5, Sky Hawk, Super Tucano dll.[4]

Sumber : https://id.wikipedia.org/wiki/Museum_Pusat_TNI_AU_Dirgantara_Mandala

Kunjungi Website STIPRAM



Museum Gunung Api Merapi

    Museum Gunungapi Merapi merupakan museum bersejarah yang dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan, penyebarluasan informasi aspek kegunungapian khususnya dan kebencanaan geologi lainnya yang bersifat rekreatif-edukatif untuk masyarakat luas dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman tentang aspek ilmiah, maupun sosial-budaya dan lain-lain yang berkaitan dengan gunungapi dan sumber kebencanaan geologi lainnya. Museum Gunungapi ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif sebagai sarana yang sangat penting dan potensial sebagai pusat layanan informasi kegunungapian dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat, serta sebagai media dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat tentang manfaat dan ancaman bahaya letusan gunungapi serta bencana geologi lainnya.
  
Museum Gunung Api Merapi (MGM), yang digadang menjadi geo-wisata di DIY diharapkan menjadi wahana edukasi konservasi yang berkelanjutan serta pengembangan ilmu kebencanaan gunungapi, gempabumi, dan bencana alam lainnya.
  
Lokasi MGM terletak di kawasan lereng Merapi, tepatnya di Jalan Boyong, Dusun Banteng, Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Kabupaten Sleman.
  
Dengan luas bangunan sekitar 4,470 yang berdiri di atas tanah seluas 3,5 hektar, museum yang ke depan juga akan dilengkapi dengan taman, area parkir, dan plasa ini ingin dikenal masyarakat sebagai ‘Museum Gunungapi Merapi, Merapi Jendela Bumi’.
 

Museum Gunungapi ini dapat dijadikan sebagai sarana pendidikan, penyebarluasan informasi aspek kegunungapian khususnya dan kebencanaan geologi lainnya yang bersifat rekreatif-edukatif untuk masyarakat luas dengan tujuan untuk memberikan wawasan dan pemahaman tentang aspek ilmiah, maupun sosial-budaya dan lain-lain yang berkaitan dengan gunungapi dan sumber kebencanaan geologi lainnya. Museum Gunungapi ini diharapkan dapat menjadi solusi alternatif sebagai sarana yang sangat penting dan potensial sebagai pusat layanan informasi kegunungapian dalam upaya mencerdaskan kehidupan masyarakat, serta sebagai media dalam meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan masyarakat tentang manfaat dan ancaman bahaya letusan gunungapi serta bencana geologi lainnya.

Informasi yang disampaikan di museum gunungapi diantaranya:
1. Informasi ilmiah kegunungapian, kegempaan dan gerakan tanah yang merupakan proses dinamika geologi, dicerminkan diantaranya dalam informasi model pembentukan, mekanisme terbentuknya maupun proses-proses yang menyertainya.

 2, Informasi fenomena gunungapi terbentuk sebagai hasil proses-proses geologi, yang tampil dipermukaan bumi diantaranya berupa bentang alam gunungapi, struktur geologi gunungapi, produk hasil letusan gunungapi, dan produk-produk hasil proses lainnya.

 3. Informasi mitigasi bencana gunungapi, gempabumi, tsunami, gerakan tanah yang ditampilkan dalam bentuk informasi sistem monitoring, penelitian dan pengamatan, sistem peringatan dini, dan upaya mitigasi bencana diantaranya menyangkut sistem penyelamatan masyarakat terhadap ancaman bahaya letusan gunungapi, kegempaan dan gerakan tanah.

4. Informasi sumberdaya gunungapi, sebagai potensi yang dapat dimanfaatkan bagi kesejahteraan masyarakat, pengembangan infra-struktur dan lainnya.

5. Informasi aspek sosial budaya diantaranya menyangkut kehidupan, budaya/tradisi, mitos dan lainnya yang berkaitan dengan lingkungan dan keberadaan suatu gunungapi.

Tiket
Rp 3.000 (tiket masuk)
Rp 5.000 (tiket film)
Rp 8.000 (masuk + film)
Buka Selasa - Minggu
Pk 08:00 - 15:30 WIB

Sumber : http://mgm.slemankab.go.id/profil-museum-gunungapi-merapi/

Kunjungi Website STIPRAM



Museum Ullen Sentalu

Museum Ullen Sentalu

Siapa nyana, di antara kedamaian dan kesejukan lereng Merapi berdiri sebuah museum yang merupakan museum terbaik Indonesia pilihan wisatawan di website Trip Advisor. Museum Ullen Sentalu, begitulah nama yang terpampang di depan. Terletak di Jalan Boyong, Kaliurang, Museum Ullen Sentalu menyimpan aneka koleksi menawan mengenai budaya Jawa peninggalan Kerajaan Mataram.

Menjejak di Museum Ullen Sentalu wisatawan akan disambut dengan hawa sejuk yang berkisar antara 15 – 25 der4ajat celcius. Suasana hening yang menyatu dengan alam pegunungan semakin menambah damai suasana. Arsitektur vernakular yang menyatu dengan alam serta dikelilingi rimbun pepohonan menjadi tempat yang asyik untuk mengambil gambar.

Sebagai museum terbaik, tentu saja layanan dan tata kelola di Ullen Sentalu terbilang prima. Setiap wisatawan yang berkunjung ke Museum Ullen Sentalu akan dipandu oleh seorang pemandu berpengalaman yang menjelaskan secara rinci mengenai isi museum.

Koleksi museum dibagi dalam beberapa ruang. Yang pertama adalah Ruang Seni dan Gamelan yang menyimpan seperangkat koleksi gamelan. Selanjutnya Guwo Selo Giri yang menjadi ruang pamer lukisan tokoh-tokoh yang mewakili 4 figur Dinasti Mataram. Kampung Kambang terbagi menjadi 5 ruang pamer yang mempertontonkan koleksi batik, syair, hingga album hidup GRKay. Siti Nurul Kusumawardhani. Yang terakhir adalah Ruang Sasana Sekar Buwana dan Koridor Letja Randa yang merupakan museum outdoor.

Usai mengikuti tur keliling museum, wisatawan bisa menikmati aneka hidangan lezat di Restoran Beukenhof yang memiliki arsitektur gothic. Beberapa hidangan yang direkomendasikan adalah Lobster Thermidor, Breaded Chicken Tender, dan Glazed Lamb Rack. Hidangan yang lezat, tempat yang indah, serta alam yang asri pasti akan menjadikan sesi bersantap menjadi semakin nikmat.
Tiket Masuk Museum Ullen Sentalu

Pengunjung domestik
Dewasa: Rp 30.000, anak-anak (5-16 th): Rp 15.000
Pengunjung mancanegara
Dewasa: Rp 50.000, anak-anak (5-16): Rp 30.000

Bagi wisawatan domestik yang datang berombongan diharapkan untuk melakukan reservasi lebih dulu supaya mendapatkan prioritas dalam tur. Untuk setiap 25 tiket akan mendapatkan 1 tiket masuk. Sedangkan bagi rombongan pelajar akan mendapatkan harga khusus.

Jam Buka
Senin: tutup
Selasa – Jumat: 08.30 – 16.00 WIB
Sabtu – Minggu: 08.30 – 17.00 WIB

Sumber :
https://www.njogja.co.id/museum-dan-monumen/ullen-sentalu-museum-terbaik-di-indonesia/

Kunjungi Website STIPRAM